SMP ISLAM BANI HASYIM KUNJUNGI BRMP JAWA TIMUR, PELAJARI TEKNOLOGI PENGOLAHAN SNACK JAGUNG
Malang, 4 Juni 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Timur menerima kunjungan edukatif dari siswa-siswi SMP Islam Bani Hasyim. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada peserta mengenai penerapan teknologi pertanian, khususnya dalam pengolahan hasil pertanian menjadi produk pangan bernilai tambah.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Tata Usaha BRMP Jawa Timur, Widiastutik, S.P., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya mengenalkan inovasi dan teknologi pertanian kepada generasi muda sejak dini. Melalui kegiatan kunjungan ini, diharapkan para siswa dapat memahami bahwa sektor pertanian tidak hanya berkaitan dengan budidaya, tetapi juga mencakup proses pengolahan hasil yang mampu meningkatkan nilai ekonomi produk pertanian.
Mewakili pihak sekolah, Wakil Kepala Kurikulum SMP Islam Bani Hasyim menyampaikan apresiasi kepada BRMP Jawa Timur atas kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk belajar secara langsung mengenai penerapan teknologi pertanian modern.
Pada sesi materi, siswa mendapatkan pemaparan dari Zulfikar Alvin, S.P. mengenai teknologi pengolahan snack jagung. Dalam penyampaiannya, narasumber menjelaskan tahapan pengolahan jagung menjadi produk makanan ringan, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga produk siap konsumsi. Materi ini memberikan gambaran kepada peserta tentang pentingnya inovasi pengolahan hasil pertanian dalam mendukung pengembangan agroindustri.
Selain mengikuti sesi materi, para siswa juga berkesempatan melakukan kunjungan ke ruang produksi snack jagung (ciki) untuk melihat secara langsung proses pengolahan yang dilakukan. Melalui kegiatan ini, peserta dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih interaktif dengan mengamati penerapan teknologi pengolahan pangan di lapangan.
Kunjungan edukatif ini menjadi salah satu bentuk upaya BRMP Jawa Timur dalam mendukung peningkatan literasi pertanian dan memperkenalkan berbagai inovasi teknologi kepada generasi muda. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna menumbuhkan minat dan pemahaman pelajar terhadap sektor pertanian modern yang semakin maju dan inovatif.